Rabu, 15 April 2015

Identitas Nasional Bangsa Indonesia

I.BUDAYA
            Secara geografis Indonesia terletak diantara benua Asia dan Australia yang merupakan bagian timur dunia. Walaupun Indonesia terdiri dari beratus-ratus suku dan golongan, adat ketimuran kental di individu masyarakat negeri ini. Nilai luhur ini merupakan warisan yang diturunkan para pendahulu untuk diteruskan ke generasi berikutnya.

            apa itu budaya timur dan apa bedanya dengan budaya barat ? Masyarakat dari bangsa timur dikenal dengan keramah tamahannya, bahkan terhadap orang asing. Kepribadian bangsa timur juga kental dengan tutur kata yang lemah lembut dan sopan dalam bergaul maupun berpakaian. Cara berpakaian orang timur cenderung tertutup dan tidak ‘mengumbar’. Sifat tidak individualis, saling menghargai dan tolong menolong satu sama lain tanpa pamrih menjadi sifat yang dijunjung bangsa timur. Kebiasaan untuk menjaga tali silaturahmi antar sesama, pekerja keras, tingkat keagamaan atau religiusitas yang tinggi, menjadi suatu hal yang lumrah di masyarakat timur.

           saya tidak bermaksud untuk mengatakan kebudayaan barat berbeda 180 derajat dengan budaya timur. Budaya barat juga memiliki kelebihan yang membedakan dengan budaya timur.  Orang Barat menggunakan ilmu pengetahuan dan filsafat dalam tindakannya. Mereka melakukan berbagai diskusi dan debat untuk menemukan atau menentukan makna yang sebenarnya. Penghargaan terhadap martabat manusia, kebebasan, dan penciptaan dan pemanfaatan teknologi menjadi suatu identitas bagi bangsa barat. 

secara umum, hal di bawah ini memperlihatkan perbedaan antara orang barat dengan orang timur.
1.Opini/pendapat
Langsung ke pokok permasalahan(orang barat)
Berbelit-belit dalam mengutarakan pendapat(orang timur)
2.Waktu
Sangat menghargai waktu(orang barat)
Cenderung jam karet(orang timur)
3.Hubungan keluarga
Cenderung individualistis(orang barat)
“Nggak ngumpul berarti nggak makan” (orang timur)
4.Sesuatu yang baru
Cenderung tidak ingin langsung memilikinya, sekedar tahu dulu(orang barat)
Cenderung konsumtiv terhadap barang baru(orang timur)
5.jumlah Anak
Cenderung 1-2 orang(orang barat)
Cenderung lebih banyak (orang timur)
6. Transportasi
Naik sepeda atau jalan kaki(orang barat)
Cenderung naik kendaraan bermotor(orang timur)
7. Menghadapi masalah
cenderung mencari cara bagaimana menyelesaikan masalah itu(orang barat)
Cenderung menghindari masalah(orang timur)
8.Makan
Dibagi 3 : Pembuka, penutup, utama(orang barat)
Semua makanan utama(orang timur)
9. Weekend
Lebih sering menghabiskan waktu dirumah(orang barat)

Lebih sering jalan-jalan ke mall atau tempat hiburan(orang timur)


II.Adat Istiadat Minang


Di indonesia terdiri dari ratusan suku yang berbeda beda. Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan seperti apa adat istiadat bahasa pola fikir masyarakat minang
Suku bangsa Minangkabau termasuk salah satu suku besar di Nusantara. Pada sensus penduduk tahun 2000, ada 5,5 juta jiwa suku Minang yang ada di Indonesia, bermukim di Sumatera Barat, Jabodetabek, Jambi, Sumatera Utara, Kep. Riau, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Jumlah ini tentu saja belum termasuk yang merantau keluar negeri seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong dan sebagainya.

Semboyan adat Minang kabau Adaik Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah” dengan pengertian lebih dalam adalah :
 Pengertian menurut bahasa dalam dialektika Minang Kabau adalah :
Adaik yang berarti adat, Kultur/budaya,
Sandi yang berati asas/landasan,
Syara’ yang berarti Agama Islam, dan
Kitabullah yang berarti Al-quran dan Sunnah Nabi Muhammad Saw.
Yang dimaksut adat di Minang Kabau adalah Ragam budaya dan prilaku kehidupan masyarakat Minang kabau yang dilandasi asas minkin dan patut sesuai syari’at Islam.

Suku Minangkabau sering disebut sebagai orang Padang. Tentu saja bukan tanpa alasan disebut seperti ini, dikarenakan ini merujuk pada ibukota Sumatera Barat, tempat dimana suku ini berasal. Yang unik dari suku ini dan masih dipertahankan hingga saat ini adalah sistem kekeluargaan yang menganut matrilineal atau jalur perempuan. Suku Minangkabau tercatat sebagai kelompok masyarakat penganut matrilineal terbesar di dunia. Dengan keberadaan suku bangsa Minangkabau, Indonesia semakin kaya akan kebudayaan.
Sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia, suku ini menjanjikan keindahan dalam berbudaya. Suku bangsa Minangkabau memang memiliki kriteria sebagai sebuah bangsa yang berbudaya, sama halnya dengan suku bangsa lain di Indonesia pada umumnya. Bagaimanapun suku Minangkabau turut serta membuat kekayaan bangsa Indonesia dalam hal budaya menjadi semakin besar.


Ciri khas suku bangsa Minangkabau

Ciri yang paling menonjol pada masyarakat Minangkabau adalah budaya urban yang menjadi dinamika tersendiri dan menjadi nafas dari kehidupan masyarakatnya. Umumnya cerita rakyat Padang memiliki ciri masyarakat yang merantau, seperti misalnya dalam cerita Malin Kundang. Jenis cerita seperti ini jarang ada pada cerita rakyat di daerah lainnya. Memang dalam literatur hias Minang dikenal istilah “itiak pulang patang” yang memiliki anjuran merantau, mengadu nasib dan pulang di petang hari membawa kesuksesan. Dalam budaya suku Minangkabau, seorang pria harus merantau dan tidak pulang sebelum membawa hasil. Hal ini menjadi masuk akal ketika kita mengetahui bahwa penyebaran masyarakat Padang ada di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Kuliner masyarakat minang

Makanan tradisi masyarakat Minangkabau dibedakan berdasarkan aktivitas yaitu (1) makanan yang dikonsumsi sehari-hari dan (2) makanan yang dikonsumsi dalam berbagai upacara baik upacara adat maupun upacara agama.
Bahan atau materialnya berdasarkan kepada sesuatu yang dekat dengan lingkungannya, yang terdiri dari flora dan fauna. Jenis makanan tradisi terutama yang dihidangkan dalam upacara-upacara adat dan agama terdiri dari makanan pokok, lauk pauk dan sayur-sayuran serta parabuang.
Ciri utama dari lauk pauk makanan pokok dan parabuang secara umum lauk pauknya berasa pedas dengan menggunakan bumbu yang beragam, sedangkan parab uang umumnya manis. Proses pengolahan lauk pauk dan parabuang tersebut umumnya menggunakan waktu yang lama dan memakai santan kelapa.
Makanan tradisi dibedakan berdasarkan cara pengolahan yaitu: dirandang, digulai, dibakar, dilempap, direbus dan diulam (makanan mentah).
Cara menghidangkan makanan dalam upacara adat adalah langsung menghidangkan makanan pokok dan baru kemudian parabuang. Pola makanan tradisi Minangkabau dalam perkembangannya mengalami berbagai perubahan dan perkembangan dalam variasi; material, pengolahan, penyajian dan cita rasa

III.POLITIK

Identitas Political Unity atau Identitas Kebangsaan
Political Unity merujuk pada bangsa dalam pengertian politik, yaitu bangsa-negara. Kesamaan primordial dapat saja menciptakan bangsa tersebut untuk bernegara namun dewasa ini negara yang relatif homogen yang hanya terdiri dari satu bangsa tidak banyak terjadi. Negara baru perlu menciptakan identitas yang baru pula untuk bangsanya yang di sebut juga sebagai identitas nasional.
 kebangsaan merupakan kesepakatan dari banyak bangsa didalamnya. Identitas kebangsaan bersifat buatan, sekunder, etis dan nasional. Beberapa bentuk identitas nasional adalah bahasa nasional, lambang nasional, semboyan nasional, bendera nasional dan ideologi nasional.

Sistem politik

1.       Sistem politik di Negara yang berpaham Liberal (Amerika Serikat) Proses politik dan mekanisme politik pada Negara yang berpaham liberal tergantung dari konstitusi Negara tersebut. Di Amerika Serikat (AS) system politik dijalankan berdasarkan Konstitusi AS tahun 1787 dengan nama “Declaration Of Independence”.

 Dalam ketentuan konstitusi ini, corak politik yang dianut adalah Demokrasi Liberal. Ketentuan sistem politik Amerika Serikat antara lain adalah sebagai berikut.
 a.  Amerika Serikat menganut pemisahan kekuasaan antara legislatif (congress) yang memiliki fungsi perundangan  eksekutif (Presiden dan menterinya) yang memiliki fungsi pemerintahan, dan yudikatif (MA) yang mempunyai fungsi peradilan. Masing-masing lembaga merupakan lembaga tertinggi di bidangnya. Apabila terjadi konflik antara lembaga legislatif dan lembaga eksekutif, yang menengahi adalah lembaga yudikatif.

 b.  Ketiga lembaga itu saling menguji atau membatasi dan mengontrol (check and balance) sehingga tidak ada yang lebih dominan satu dengan yang lainnya. Contohnya legislatif mengawasi tindakan pemerintah dan membuat public policy, dua kamar di congress mempunyai kedudukan yang sama sehingga tidak ada putusan yang hanya disetujui oleh salah satu kamar. Dalam mengangkat menteri, presiden harus mendapat persetujuan 2/3 anggota senat, undang-undang yang dibuat congress harus mendapat persetujuan presiden, presiden dalam mengangkat jaksa agung harus mendapat persetujuan 2/3 anggota senat, presiden dapat dipecat oleh congress.

 c.   Legislatif dilaksanakan oleh congress (seperti parlemen di Inggris) congress terdiri dari dua kamar (bicameral), yaitu senat (utusan negara-negara dan DPR (House of Representative). Anggota DPR dipilih setiap empat tahun dan mewakili seluruh rakyat Amerika Serikat, bukan mewakili rakyat satu negara bagian. Sedangkan senat terdiri dari 100 orang yang mewakili rakyat satu negara bagian, masing-masing dua orang. Besar kecilnya negara bagian tidak dibedakan. Setiap anggota congress disebut congressman. Congressman yang duduk di House of Representative disebut Representative, sementara yang duduk di senat disebut senator, masa jabatan senator adalah 6 tahun.

 d.  Eksekutif sesuai dengan sistem presidensial yang diterapkan, sehingga Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Presiden tidak bertanggung jawab kepada congress, dan menteri-menteri dalam kabinet juga tidak bertanggung jawab kepada congress karena diangkat dan bertanggung jawab kepada presiden.

 e.  Kekuasaan  yudikatif  dijalankan. MA (Supreme of Court) terhadap semua perkara, kecuali soal impeachment (pemberhentian dari jabatan publik, biasanya ditujukan kepada kepala Negara, karena telah melakukan perbuatan tidak terpuji, melalui mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan . Asas yang diterapkan adalah persamaan. Selama berkelakuan baik, masa jabatan anggota Supreme of Court adalah seumur hidup.


 2.    Sistem politik di Negara yang berpaham Komunis (RRC/Cina) RRC merupakan negara kesatuan dengan bentuk pemerintahan Republik. Demokrasi rakyat adalah bentuk khusus demokrasi yang memenuhi fungsi kediktatoran. Bentuk khusus ini tumbuh dan berkembang di negara-negara Eropa Timur (sebelum Uni Soviet runtuh tahun 1991) dan Tiongkok (RRC). Demokrasi rakyat di Republik Rakyat Cina khususnya, merupakan hasil perkembangan politik yang amat kaku dan penuh ketegangan antara golongan komunis dan golongan antikomunis. Sistem politik RRC didasarkan dengan ketentuan sebagai berikut:

a.    Pembuat keputusan tertinggi dalam sistem politik Cina adalah Partai Komunis Cina (PKC) yang menentukan semua kebijakan. Pembuat keputusan berasal dari komite-komite partai yang mengambil keputusan dalam sidang tertutup. Tidak ada proses legislatif secara terbuka. Keputusan-keputusan banyak berupa pernyataan umum tentang kebijakan atau doktrin. b.    Republik Rakyat Cina pada tahun 1949 setelah menumbangkan Dinasti Ching. Tetapi baru tahun pada 1954, secara mapan Konstitusi Cina ditetapkan dalam Kongres Rakyat Nasional yang menyebutkan, antara lain bahwa demokrasi rakyat dipimpin oleh kelas pekerja, dalam hal ini, dikelola oleh Partai Komunis Cina sebagai inti kepemimpinan pemerintah. Menurut peristilahan komunis, demokrasi rakyat adalah bentuk khusus demokrasi yang memenuhi fungsi kediktatoran. Bentuk khusus ini tumbuh dan berkembang di negara-negara Eropa Timur (sebelum Uni Soviet runtuh tahun 1991), dan Tiongkok (RRC). Republik Rakyat Cina khususnya, sebagai hasil perkembangari politik yang amat kaku dan penuh ketegangan antara golongan komunis dan antikomunis. Di negara tersebut hanya diakui satu partai dalam masyarakat (golongan-golongan lain disingkirkan dengan paksa).

 3.    Sistim politik di Indonesia Sistem politik indonesia didasarkan pada nilai, prinsip, prosedur, dan kelembagaan yang demokratis. Adapun sendi-sendi pokok dari sistem politik demokrasi di Indonesia adalah :
a.    Ide kedaulatan rakyat
b.    Negara berdasarkan atas hukum
c.    Bentuk Republik
d.    Pemerintahan berdasarkan konstitusi
 e.    Pemerintahan yang bertanggung jawab
f.     Sistem Perwakilan
g.    Sistem pemerintahan presidensiil Sistem politik yang ingin di wujudkan sejak kemerdekaan adalah sistem politik demokrasi. Demokrasi yang hendak dikembangkan adalah demokrasi berdasarkan Pancasila; sehingga system politik di Indonesia disebut sebagai sistem politik demokrasi Pancasila.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar